BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Selasa, 14 Julai 2009

trends remaja

Hari gini tampil kucel? Ngga jamannya tuh, dimanapun dan kapanpun kita berada haruslah tampil sebaik mungkin sebisa kita. Kenapa? Bukan ngga mungkin nantinya kita ketemu jodoh, atau siapa tahu nantinya ada orang yang nawarin kita jadi model.
Berbagai kemungkinan bisa datang jika kita tampil PD dan jangan sampai deh nyesel lalu bilang, ‘seandainya tadi gue pakai baju yang ok’. Lagipula penampilan mencerminkan kepribadian kita dan bukan rahasia kalau seringkali orang dinilai dari kesan pertama yang mereka pancarkan. Jadi tampil sebaik-baiknya bukan hal yang buruk, malah kewajiban lho! Dan akan lebih baik lagi jika penampilan terbaik kamu dibarengi dengan kecantikan kepribadian kamu.
Kalau masih bingung dengan gaya yang tepat untuk kamu, sah-sah aja kok ngikutin tren. Gaya ABG jaman sekarang yang warna-warni bisa jadi media kamu buat ngembangin kreatifitas kamu. Kamu bisa mix and match tren baju yang sedang in dengan celana jeans pendek yang kamu sukai, atau menambahkan aksesoris favorit kamu seperti kalung, scarf, sabuk dan lain-lain.
Bermain warna baju yang kamu pakai juga menyenangkan, makin ‘nabrak’ warnanya makin asyik, asal ngga bikin silau mata aja. Saat masih muda memang menyenangkan, karena kamu dapat bermain warna atau memakai baju apapun yang kamu sukai. Mau pakai baju bengkel dipadu kaos, atau dandan girly semua sah-sah dilakukan asalkan ngga melanggar norma kesopanan aja.
Tren, baik untuk anak muda atau untuk kalangan orang dewasa adalah suatu gaya yang seringkali berubah, dan menjadi tolak ukur di kalangan industri mode ataupun gaya hidup suatu kalangan tertentu. Biasanya tren dipopulerkan oleh pencipta gaya, seperti penata rambut atau desainer, juga oleh selebriti. Saat sebuah tren muncul, tak pelak banyak masyarakat luas yang mengikuti gaya tersebut, ada yang menirunya sampai sedetil-detilnya atau juga yang mengkombinasikan dengan gaya lainnya.
Tren saat ini juga bagian dari dunia remaja, yang akan selalu diikuti baik itu seputar busana, rambut, aksesoris, make up atau yang lain-lain. Cowok-cowok diam-diam juga suka ngikutin tren lho, walaupun kadang gengsi ngakuin kalau mereka ngikutin tren tertentu. Tren saat ini juga ngga sebatas penampilan, tapi juga termasuk barang-barang elektronik seperti HP atau iPod, juga kendaraan, dan aksesoris lainnya termasuk juga gaya hidup.
Tapi, sebagai remaja, sebaiknya kita ngga asal mengikuti tren yang sedang berlangsung. Tren itu hanya sekedar gaya yang diciptakan oleh para pelaku industri mode supaya kita membeli atau menggunakan ide mereka, jadi keputusannya ada pada kita. Mengikuti tren memang asyik, tapi harus pada tempatnya alias kita harus bisa dong memilah-milah dimana dan kapan kita harus tampil gaya.
Ngga banget kalo kita dandan ala harajuku saat kita sedang berkunjung ke rumah nenek kala lebaran, atau mengecat rambut warna-warni saat kita masih duduk di bangku sekolah. Sesuaikan juga gaya dengan kepribadian kamu. Jangan terkesan maksain tren salah-salah kamu jadi bahan tertawaan dan dipanggil kormod alias korban mode. Diskusiin gaya dan tren favorit kamu dengan teman-teman kamu dan coba saling memberi masukan supaya satu sama lain dapat tampil PD dan oke.
Kalau ngga mampu atau ngga punya uang, jangan deh maksain untuk ngikutin tren atau membeli baju diluar budget kamu. Ssst, masih banyak jalan untuk tetep tampil modis tanpa harus membuang uang banyak. Bisa mix and match, tukeran baju, atau ngikutin tips-tips tentang tren remaja di Duniaremaja.com. Jangan sampai ketinggalan deh!
Mei 15th, 2009 in Fashion
Tips Memilih Lensa Kontak Agar Aman
PILIH-PILIH LENSA KONTAKSejak diciptakan oleh adolf eugen fick, ahli fisiologi jerman pada tahun 1887, lensa kontak terus mengalami perkembangan. Pernahkah anda membayangkan awalnya alat bantu penglihatan ini berbahan dasar kaca ? untungnya sekarang sudah terbuat dari plastik tipis yang pastinya jauh lebih aman. Bahkan kita sampai tidak merasa ada benda asing di mata kita.
Tidak Cuma itu warna dan motifnya pun lebih bervariasi, mulai dari yang bening, bermotif bola basket, sampai barisan kata seperti i love you. Tapi hati-hati, salah pemakaian atau perawatan, bisa menganggu penglihatan kita.
KENALI JENISNYASecara umum lensa kontak terdiri atas dua jenis, yaitu lensa kontak lunak atau soft contact lens (SCL) yang bisa digunakan untuk jangka pendek. Harian atau mingguan maupun jangka panjang dan lensa kontak keras atau rigrid gas permeable (RGP) yangm ampu ditembus gas dan oksigen. Biasanya jenis yang akhir ini untuk pemakaian jangka panjang.
Tiap lensa kontak memiliki kekurangan dan kelebihan masing- masing, kalau SCL, kelebihannya adalah nyaman digunakan karena kandungan airnya yang banyak namun di sisi lain, lensa kontak jenis ini bisa menyerap air mata. Padahala air mata mengandung banyak protein, sehingga rentan terjadi deposit ( eneumpukan protein) di lensa.
Berbeda dengan RGP, karena tidakmenyerap air mata, lensa kontak ini lebih awet bisa dipakai untuk waktu yang lebih lama. Namun tidak seperti SCL, untuk merasa nyaman menggunakan jenis lensa kontak yang satu ini mata kita butuh adaptasi yang lebih lama, sekitar delapan hari.
KONSULTASI TERLEBIH DAHULUSaat kita bertanya pada teman, mungkin mereka menyarankan kita menggunakan lensa kontak yang mereka gunakan. Tapi jangan salah, jenis lensa yang cocok untuk setiap orang itu berbeda-beda. Bisa saja teman anda sangat nyaman menggunakan lensa kontak A, namun belum tentu kita merasakan hal yang sama saat memakainya.
Jenis aktivitas, seperti olahraga dan pekerjaan, maupun lingkungan tempat kita beraktivitas sangat mempengaruhi jenis lensa kontak yang sebaiknya kita gunakan. Untuk orang yang aktivitasnya banyak dilakukan di dalam ruangan, sebaiknya menggunakan lensa kontak SCL, namun pada lingkungan pabrik yang banyak uap kimia, SCL sangat tidak disarankan. [pasalnya uap tersebut akan diserap lensa.
Karenanya, sebelum memakai lensa kontak, sebaiknya kita konsultasikan dulu ke dokter mata. Biasanya dokter akan melakukan berbagai pemeriksaan, seperti ketajaman penglihatan, kualitas dan kuantitas air mata, kemungkinan alergi, diabetes arthitis, kehamilan, hingga gangguan sinusitis. Dari hasil pemeriksaan tersebut , kita akan tahu ukuran lensa kontak dan jenis yang sebaiknya kita pakai. Dengan begitu kemungkinan gangguan penglihatan bisa dikurangi.
Tapi jangan kaget juga kalau dokter justru melarang kita menggunakan lensa kontak. Terutama kalau kita bekerja dilingkungan berdebu, sering alami infeksi mata, maupun produksi mata terlalu sedikit. Soalnya kalau kita berada dalam zona rawan tersebut dan tetap nekat menggunakan lensa kontak , nanti kita sendiri yang akan susah.
HARUS TELATENSelain harus melewati pemeriksaan oleh dokter mata, ada satu syarat yang tidak kalah penting yaitu disiplin tinggi. Kita harus telaten menjaga kebersihan lensa kontak dan kesehatan mata kita. Apalagi mata merupakan salah satu organ penting. Soalnya kalau kita sembarangan dalam menggunakan lensa kontak kita bisa saja mengalami komplikasi seperti peradangan dan bengkak pada kornea dan beragam keluhan lain.
Sebelum menyentuh lensa kotak, jari tangan kita mesti dalam kondisi bersih dan kering. Lalu perhatikan larutan yang digunakan untuk membersihkan dn merendam lensa. Jangan nekat memakai cairan selain larutan khusus lensa kontak untuk membersihkan dan merendam lensa. Pastikan juga kita menutupnya rapat setiap kali kita selesai menggunakannya.
Untuk mencegah kerusakan lensa kontak, seluruh bagian lensa harus terendam oleh larutan saat di simpan selain itu jangan sesekali bergantian lensa kontak dengan orang lain, memakai lensa kontak melebihi usia pakai yang disarankan dan tidak mencopotnya saat tidur . kelalaian seperti ini juga jadi penyebab terjadinya komplikasi pada mata. Kita pun mesti peka, kalau mata mulai terasa tidak nyaman, itu artinya kondisi lensa kontak sudah tidak baik lagi. sebaiknya cepat-cepat anda menggantinya dengan yang abru. Terakhir jangan lupa untuk rutin ke dokter mata siapa tahu ada kerusakan pada mata yang tidak kita sadari. Jadi tetap waspada!

0 ulasan: